Apa itu
Fiber Optik? Pengertian Fiber Optik
Menjelaskan apa itu fiber optik dan pengertiannya. Bagi
anda yang belum mengerti, silahkan dibaca :)
Fiber optik adalah sebuah saluran transmisi data, yang terbuat dari
helaian serat kaca atau plastik. Serat kaca ini sangat tipis dan halus
menyerupai rambut manusia.
Transmisi data dapat terjadi karena fiber
optik dapat mentramisikan gelombang cahaya, dan data-data yang akan
ditransmisikan dititipkan pada gelombang cahaya tersebut. Cahaya ini tidak
keluar dari serat kaca karena index bias kaca lebih besar dari index bias udara,
juga mekanisme fiber optik itu sendiri yang tidak membiarkan cahaya keluar.
Tentunya akan saya jelaskan lebih dalam nanti, agar pengertian anda tentang
fiber optik lebih baik.
Kabel fiber optik terdiri dari kumpulan
banyak serat-serat kaca yang digabung dalam satu kabel. Setiap serat kaca
memiliki diameter sebesar 9 sampai 100 mikrometer, atau kurang dari
sepersepuluh diameter rambut manusia.

Kabel
ini dapat membawa data hanya dengan menggunakan teknologi optik, yang berarti
sepenuhnya menggunakan cahaya untuk mengirim dan menerima data. Sekarang anda
sudah mengerti apa itu fiber optik secara general. Lanjut.
Sedikit Fakta Tentang Fiber Optik
Fiber Optik sepertinya bukan lagi hal
yang jarang kita dengar dan temui, terutama saat sekarang dimana kebutuhan akan
komunikasi dan teknologi yang semakin membeludak. Semua orang maunya pakai
fiber optik kalo internetan dirumah, atau dikantor.
Anda
pasti butuh internet yang kenceng! Tapi, apa anda tau internet anda dirumah
menggunakan saluran apa? Kemungkinan besar anda sudah menggunakan fiber optik,
karena itu setidaknya anda paham pengertian fiber optik. Mungkin menurut anda
pengertian fiber optik itu ngga terlalu penting, tapi sebenarnya fiber optik
merupakan inovasi yang sangat besar pada dunia telekomunikasi.
Sebagai
contoh, dulu pengiriman data yang tercepat adalah memanfaatkan sinyal listrik
dengan kabel tembaga, lelet. Lalu sinyal GSM juga sudah bisa internetan,
sekarang sudah 4G.
Nah,
sekarang ada fiber optik, teknologi dengan spesifikasi tinggi. Dengan
menggunakan sinyal cahaya untuk dikirimkan melalui serat optik. Tapi kenapa
fiber optik sangat diminati? Tentunya teknologi fiber optik ini akan lebih diminati karena kecepatan
fiber optik jauh lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan listrik ataupun
suara. Lebih cepat dari suara lho!
Ini
karena fiber optik menggunakan cahaya. Kecepatan suara itu adalah 343 meter per
detik, sedangkan kecepatan cahaya itu kira-kira 300.000.000 meter per detik.
Gila kan?

Pada
aplikasinya, kecepatan cahaya yang melalui fiber optik ini menurun sampai 2/3
kali kecepatan cahaya. Tetap saja masih wow, sekitar 200.000.000 meter per
detik.
Jadi kebutuhan untuk pengiriman data dalam bentuk file,
suara, teks ataupun video akan jauh lebih mudah dan cepat. Hal inilah yang
menjadi kebutuhan penting dalam suatu teknologi telekomunikasi.
Semua pengguna internet maunya internetnya ngebut. Gak heran
kalau perusahaan-perusahaan telekomunikasi besar saat ini memanfaatkan
teknologi ini untuk bisnisnya.
Nah,
agar anda paham mengenai pengertian fiber optik secara keseluruhan dan seluk
beluknya, mulai dari penggunaannnya, cara kerjanya, kelebihan &
kekurangannya… Yuk kita lanjut ke pembahasan selanjutnya.
Pengertian Fiber Optik, Apa Itu
Fiber Optik?
Fiber optik itu adalah serat
kaca yang bentuknya seperti rambut, tipis dan panjang-panjang. Gunanya adalah
untuk mentransmisikan gelombang cahaya dari satu tempat ke tempat lain.
Kumpulan Fiber Optik
Mungkin
anda bertanya dalam hati, “Kan kabel fiber optik panjang banget, emang
cahayanya ngga ilang duluan ditengah-tengah kabel?” Jawabannya “tidak”.
Serat
serat fiber optik memiliki daya pantul cahaya yang sangat tinggi, sehingga tidak
mudah terjadi atenuasi (pelemahan) gelombang cahaya ditengah-tengah kabel.
Rahasianya akan saya bahas di bab “komponen & cara kerja fiber optik”.

Kabel Fiber Optik
Gelombang
cahaya ini dapat dipantulkan dari satu ujung ke ujung yang lain. Tanpa
menggunakan repeater sama sekali, gelombang cahaya fiber optik dapat
ditransmisikan sejauh 50 kilometer. Dengan repeater, gelombang cahaya bahkan
dapat menempuh jarak 100 kilometer.
Nah, sudah dua kali saya bahas “apa itu fiber optik”. Saya
harap anda sudah cukup mengerti sekarang. Kalau anda masih tertarik dengan
teknologi fiber optik, silahkan lanjutkan baca sub bab berikutnya tentang
komponen & cara kerja fiber optik.
Komponen Kabel Fiber Optik
Akan
saya bahas mengenai komponen-komponen utama fiber optik. Menurut saya anda
harus mengerti apa saja komponennya sebelum saya mulai membahas cara kerjanya.
Yuk kita mulai dengan komponen yang pertama.

Komponen fiber optik
1.
Core / Inti : adalah bagian paling dalam
dan inti dari kabel fiber optik yang terbuat
dari silikon. Komponen ini adalah komponen yang berguna untuk mentransmisikan
gelombang cahaya pada serat kaca.
2.
Cladding : adalah lapisan pertama yang berada diluar core.
Cladding juga terbuat dari silikon, namun dengan komposisi bahan yang berbeda
dengan core. Komponen ini berfungsi sebagai pemandu gelombang cahaya yang
merefleksikan cahaya – cahaya tembus kembali kepada core. Fenomena ini disebut
sebagai pemantulan internal total (total internal reflection)
3.
Coating
/ Buffer : Nah
coating ini adalah lapisan non-optik yang pertama, letaknya diluar cladding.
Coating ini biasanya terdiri dari beberapa lapis polimer (biasanya plastik).
Gunanya adalah melindungi lapisan cladding dan core yang terbuat dari serat
kaca.
Coating
akan menyerap goncangan dan getaran keras yang dapat merusak lapisan fiber di
dalamnya. Sekaligus memberikan fleksibilitas pada kabel.
4. Jacket : Bahasa Indonesianya
“jaket”, tapi maksud sebenarnya adalah pelindung terluar. Ini adalah bagian
terluar dari kabel fiber optik, yang berfungsi sebagai pelindung utama untuk
kabel fiber secara keseluruhan.
Jenis Fiber Optik
Ternyata
terdapat dua jenis fiber optik, yaitu fiber optik single-mode dan multi-mode.
Perbedaan diantara keduanya mencakup : caranya dalam mentransmisikan cahaya
pada core, cahaya yang dapat digunakan, dan besar diameternya. Saya akan bahas
lebih lanjut tentang keduanya.

Singlemode vs Multimode
1.
Single-Mode Fiber : Single mode fiber adalah
jenis fiber optik yang memiliki diameter core yang paling sempit. Besar corenya
sekitar 9 mikrometer. Fiber optik dengan single-mode harus menggunakan cahaya
infrared laser yang beroperasi pada panjang gelombang 1310 dan 1510 Nanometer
Karena salurannya sangat
kecil, hanya satu pancaran cahaya yang dapat lewat di dalamnya. Pancaran cahaya
dapat menjangkau jarak yang sangat jauh, bisa mencapai 50 kali jarak maximum
multi-mode fiber. Harganya lebih mahal, dan masa pakainya tidak lama.
2.
Multi-Mode Fiber : Multi mode fiber adalah jenis
fiber optik yang memiliki diameter core yang besar, jauh lebih besar dari
single-mode fiber. Diameter corenya mulai dari 50 sampai 100 micrometer.
Multi-mode dapat menampung
lebih dari satu pancaran cahaya. Cahaya memancar di dalam core dengan memantul
pada dinding-dinding core. Sehingga fiber jenis ini memiliki tingkat atenuasi
cahaya yang lebih tinggi.
Terdapat efek “Modal
Dispersion” pada multi-mode, dimana beberapa pancaran cahaya akan sampai pada
receiver / penerima dengan waktu yang tidak sinkron satu sama lain.
Fenomena ini dapat
mempengaruhi bandwidth, dimana bandwidthnya menjadi sangat terbatas dan kecil.
Tapi sekarang ini sudah banyak dibuat multi-mode fiber yang dapat menekan efek
modal dispersion, sehingga dapat mencapai bandwidth yang sangat besar.
Multi-mode tidak terlalu
cocok digunakan untuk aplikasi jarak yang sangat jauh. Fiber optik jenis ini
dapat menggunakan cahaya dari LED (Light Emitting Diodes) atau cahaya yang
beroperasi pada panjang gelombang 850 dan 1300 Nanometer. Harganya lebih murah
dan lebih awet.
Berikut saya gambarkan sebuah tabel dimana anda dapat melihat
secara lebih jelas rangkuman perbedaan diantara single-mode dan multi-mode.

Setelah anda mengerti
perbedaan antara single mode dan multi mode, sekarang mari kita lanjutkan
kepada cara kerja Fiber optik. Ini merupakan bagian yang penting, bila anda
ingin mengerti apa itu fiber optik sebenarnya. Yuk.
Cara Kerja Fiber Optik
Kalau
membicarakan fiber optik, anda harus mengerti bahwa prinsip dasar fiber optik adalah
mentransmisikan pancaran cahaya yang merambat di dalamnya.
Prinsip
ini berlaku pada semua fiber optik. Yang berbeda adalah cara perambatannya.
Pada fiber optik single-mode, cahaya tidak memantul pada dinding-dinding core.
Hanya berjalan lurus dan hanya ada satu pancaran cahaya.
Sedangkan
pada multi-mode cahaya memantul-mantul pada dinding core, dan ada beberapa
pancaran cahaya yang memantul-mantul. “Lho kok bisa ya, cahaya ngga nembus
kaca? Padahalkan harusnya tembus keluar cahayanya…” Ya anda memang ngga salah.
Tapi ternyata ada yang tidak anda ketahui.
Ketika cahaya memancar pada suatu permukaan
dengan sudut yang tajam (dibawah 42⁰),
maka cahaya tersebut akan terpantulkan. Seakan-akan kaca tersebut adalah sebuah
cermin. Hasilnya akan berbeda kalau sinar tersebut datang dari sudut 90⁰, dimana sinarnya akan tembus langsung keluar
kaca.

“Lalu bagaimana kok bisa data-data ditumpangkan ke
pancaran cahaya?” Memang, hal ini terasa ajaib ,absurd Rasanya ngga mungkin,
tapi manfaatnya sudah kita rasakan. Jadi mudahnya begini..
Data anda dalam bentuk sinyal elektrik atau digital
diubah menjadi sinyal-sinyal cahaya. Proses ini terjadi pada komponen
jaringan fiber optik yang bernama “optical transmitter”.
Setelah sampai pada tujuan, terdapat sebuah sensor
“fotodioda” yang mengubah sinyal cahaya kembali menjadi sinyal digital dan
elektrik yang dapat dibaca komputer anda. Terlalu teknikal memang, tapi seperti
inilah garis besarnya. Apakah anda sudah tau apa itu pengertian komputer? Silahkan dibaca
artikelnya.
Aplikasi Fiber Optik Pada
Kehidupan Manusia
Inilah
beberapa aplikasi fiber optik yang umum dan tidak umum diketahui. Fiber optik
ini ternyata tidak hanya dimanfaatkan untuk perusahaan telekomunikasi saja.
Tahukah anda bahwa sistem kerja fiber optik ini pun dapat dimanfaatkan untuk
bidang kesehatan, pertelevisian dan lainnya?
1. Internetan : Yang sangat umum di Indonesia,
fiber optik mendapatkan ketenarannya di Indonesia karena aplikasinya pada
koneksi internet. Terkenal sangat cepat, tidak ada interferensi sinyal, dan
bandwidth yang luar biasa besar.
2.
LAN (Local Area Network) : Kapasitas Fiber
optik yang besar dapat dimanfatkan untuk aplikasi LAN yang lebih efektif dan
dapat diandalkan. Untuk instansi, kantor, rumah sakit ataupun lembaga
pendidikan.
3.
Telepon : Fiber optik dapat digunakan untuk telepon kabel
karena jaringannya memiliki kecepatan yang luar biasa dan bandwidth yang besar.
Sehingga dapat menghasilkan telepon yang mulus tanpa gangguan. Bahkan sebuah
sumber mengatakan bahwa sebuah kabel fiber optik dapat menambung sampai seratus
ribu telepon sekaligus.
4.
Kedokteran : Dalam bidang kesehatan, fiber optik dimanfaatkan
sebagai kamera micro yang dapat melihat organ-organ bagian dalam tubuh manusia
tanpa melakukan operasi bedah. Alat ini disebut Gastroscope. Peranan fiber
optik pada dunia kedokteran berkembang lebih besar. Dimana fiber optik juga
dimanfaatkan sebagai alat diagnosis & scanning kesehatan.

Gastroscope untuk kedokteran
5.
Kamera Digital Sederhana : Fiber optik
dimanfaatkan untuk memantau kondisi sistem mekanikal kereta api, pesawat, dan
lain-lain. Dimana sangat sulit menemukan kerusakan-kerusakan yang terjadi tanpa
adanya kamera fiber optik.
6.
TV Broadcast : Sekarang banyak juga paket
internet yang dikemas sekaligus dengan paket TV kabel. Makanya ngga heran kalau
sekarang ini besar kemungkinan anda nonton TV menggunakan kabel fiber optik.
Ini berarti siaran anda akan mengalami peningkatan kualitas dari segi suara dan
gambar.
7.
Militer : Militer memerlukan sesuatu yang aman dari
pihak-pihak yang ingin mencuri informasi. Kebetulan fiber optik adalah jaringan
yang tidak membawa sinyal elektrik yang mudah dibajak, atau gelombang
elektromagnetik yang dapat terdeteksi dengan mudah, dan kapasitas dan kecepatan
yang luar biasa. Sehingga kabel fiber optik cocok digunakan untuk digunakan
sebagai saranan komunikasi militer.
Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber
Optik
Emang
sih, fiber optik itu sepertinya tidak mempunyai kelemahan, cuma kelebihan aja.
Disini saya mencoba menjabarkan kelemahannya yang rasanya anda tidak tau. Oke?
Saya mulai dari kelebihannya.
Kelebihan Fiber Optik
1. Laju
data dan kecepatan operasi fiber optik sangat tinggi mencapai 1000 mbps (mega
byte per second) dimana kecepatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan kabel
jaringan twisted pair atau coaxial.

2.Kabel
fiber optik mampu mengirimkan sinyal lebih jauh dibanding kabel jaringan lainnya,
bahkan tanpa penguat jaringan pun, sinyal dapat dikirimkan untuk jarak yang
jauh.
3. Material kabel fiber optik lebih awet dan dapat
bertahan dari berbagai kemungkinan – kemungkinan kerusakan akibat kondisi
lingkungan seperti panas ataupun kelembaban udara. Sehingga untuk biaya
perawatan menjadi lebih sedikit.
4.
Kabel fiber optik kuat terhadap interferensi elektromagnetik yang berasal
dari sekitar kabel. Karena tidak
membawa arus listrik sama sekali, fiber optik kebal terhadap efek interferensi
elektromagnetik.
5. Bandwith
kabel fiber optik tergolong memiliki kapasitas yang besar yaitu sekitar 1 GB
per second. Hal ini dimanfaatkan oleh perusahaan internet dan telepon untuk
memberikan bandwidth yang tinggi dengan kualitas yang sangat baik.
6.
Lebih tinggi keamanannya. Kabel fiber optik minim distorsi sehingga
kemungkinan penyadapan lebih kecil. Sehingga kabel fiber optik cocok sekali
digunakan untuk telekomunikasi yang memerlukan keamanan yang lebih tinggi.
Selain itu, karena tidak memancarkan energi elektromagnetik, penyadapan hampir
tidak mungkin dilakukan.
Kekurangan Fiber Optik
Dari sekian banyak kelebihan – kelebihan fiber optik tersebut
ternyata, teknologi ini masih memiliki beberapa kekurangan. Berikut ini
kekurangan dari fiber optik.
1.
Proses instalasi kabel optik terbilang mahal dibandingkan dengan kabel
jaringan lainnya karena material dan proses instalasinya. Saat proses instalasi
fiber optik, diperlukan beberapa alat khusus dan perangkat elektronik yang
sangat mahal. Sehingga memang untuk menginstalasi jaringan fiber optik ini
dibutuhkan biaya yang besar.
2.
Karena proses instalasi nya menggunakan alat khusus, jika terjadi
kerusakan pun harus diperbaiki dengan teknisi yang mengerti dalam
mengoperasikan alat tersebut. Sehingga akan menambah biaya pemasangan.
3.
. Masih terdapat kemungkinan
loss data, karena adanya atenuasi gelombang cahaya pada jarak yang sangat jauh.
Sehingga dibutuhkan repeater untuk mengurangi atenuasi.
4.
Dalam pengoperasiannya, fiber optik membutuhkan sumber cahaya yang
benar-benar kuat untuk mentransmisikan data dengan baik. Juga harus
diinstalasi pada jalur yang berbelok atau memiliki sudut dan melengkung.
Sehingga gelombang cahaya dapat berlalu lalang dengan lancar
Baiklah, saya harap anda sudah cukup paham tentang pengertian
fiber optik Apa itu fiber optik. Jangan lupa dibaca artikel kami yang lain
seperti apa itu bandwidth dan apa itu satelit. Salam.
No comments:
Post a Comment